Senin, 19 Juni 2017

EVALUASI TAHAP KEDUA FEMA 310



Evaluasi tahap kedua dapat dilakukan jika evaluasi tahap pertama (tier 1) telah selesai dilakukan. Evaluasi tahap dua secara keseluruhan perlu dilakukan jika bangunan dinyatakan ‘T2’ pada Tabel 2.6 FEMA 310. Desain professional dapat melakukan evaluasi hanya pada pernyataan yang non compliant (tidak memenuhi)  di Evaluasi Tahap Satu (tier 1). 
Evaluasi tahap kedua dilakukan dengan memilih salah satu metode analisis linear sebagai berikut :
1.    Prosedur statis linear (analisis statik ekivalen)
2.    Prosedur dinamis linear dibagi menjadi dua :
a.       Analisis ragam respon spektrum
b.      Analisis respon dinamik riwayat waktu
3.    Prosedur khusus (special)
Kekurangan (deficiencies) yang ditemukan di evaluasi tahap kedua ini menjadi alasan untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Alternatif yang diizinkan ialah menghentikan investigasi dan melaporkan kekurangan yang didapat dari evaluasi tahap kedua.
Analisis statik ekivalen ialah suatu cara analisis statik tiga dimensi dengan meninjau beban-beban gempa statik ekivalen, sehubungan dengan sifat struktur bangunan gedung beraturan yang praktis berprilaku sebagai struktur dua dimensi. Respon dinamiknya hanya ditentukan oleh respon ragam yang pertama dan dapat ditampilkan sebagai akibat dari beban gempa statik ekivalen (Catur, 2009).
Analisis ragam respon spektrum ialah analisis menentukan respon dinamik struktur banguna gedung tiga dimensi yang berperilaku elastis terhadap pengaruh suatu gempa. Respon dinamik total struktur bangunan gedung didapat sebagai superposisi dari respon dinamik maksimum masing - masing ragamnya (Catur, 2009).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar